PUISI PERJUANGAN
Sajak aku
dan jiwaku
Pagi ini
disambut hangatnya mentari
Aku dan
jiwaku akan pergi ke kota
Aku dengar
saudara ku sedang memperjuangan hak nya disana
Tentu hati
akan siap, bersaama mentari terik yang bersinar diujung bola mata
Aku bersama
jiwaku siap melangkah depan
Meneriakkan
segala penindasan yang berdalih kesehjateraan
Kami tidak
bodoh, kami tidak buta, kami tidak tuli
Dengarkan
suara ini, bukan suara mu yang pandai lobi melobi tapi suara kami dari rakyat
negeri ini
Ketika
pesta-pesta demokrasi
Bisik-bisik
janji terdengar di kuping kami
“Semuanya
akan sejahtera, pilihlah saya”
Tingkah-tingka
bak pahlawan kesana kemari
“Ini akan
kita perbaiki, pilihla saya”
Mencari
simpati-simpati dari ujung gang desa kami
Hingga
got-got tikus kau salami
“hey anda akan
makmur Sentosa, pilihla saya”
Hingga kini
aku sebut kau wakil kami
Ternyata itu
sudah 2 tahun yang lalu
Kini kami
berteriak, hak kami dikoyak
Kini kami
kecewa, kesehjateraan kami tah kemana
Kini kami
menangis, kepedulianmu menipis
Kini kami
sengsara, kemakmuran kami disita
Kini kami
menderita, kepentingan mu merjalela
Telinga nan
bersih itu tak lagi mendengar deru kami
Hati kotor
mu tak lagi bisa merasa apa yang kami rasa
Tangan lihai
mu telah biasa menyantap hak hak saudara
Mata indah
mu tak lagi bisa melihat penderitaan dan penidasan
Aku din
jiwaku tak kuat melihat mata-mata yang berkaca
Mata akan
sebuah harapan, yang pelan pelan dibutakan penderitaan
Aku dan
jiwaku ini bergetar
Teriakkan
mereka kan selalu didengar oleh langit dan bumipun akan ikut menyuarakannya
Haii anda
yang duduk di singasana
Mampirlah
bentar ke kerumunan kami
Dengarlah,
dengarlah suara ini
Kami bukan
peminta-minta
Kami bukan
pembuat onar
Kami bukan
sekumpulan demonstran abal-abalan
tapi rakyat
yang senantiasa berjuang untuk hak kami
Bapak-bapak
berpangkat di bahu kanan kiri
Jangan kau
halangi langkah ini
Andai kau
merasa sedikit apa yg kami rasa, kurasa pistol dan gas-gas yang biasa kau
berikan pada kami, akan kalian lemparkan kepada mereka juga.
Bapak
berdasi, kemarila kami ingin silaturahmi
Meminta
semua janji
Kami tidak
anarki
Hanya jawab
pertanyaan kami,
Cuma jawab
pertanyaan ini
Rakyat mana
yang kau lindungi
Depok, 20
maret 2017
Comments
Post a Comment