Aku dan Jakarta
Aku dan Jakarta adalah sepi dan ramai yang sepi ditengah keramaian yang ramai ditengah kesepian Aku dan Jakarta adalah putih dan hitam yang gemar merintih dalam kelam perlahan menghitam dari yang putih sukar memutih dari yang hitam Aku dan Jakarta adalah diam dan bicara manakala ia menujukkan ayatnya aku terdiam, tanpa bisa berkata apa-apa Aku dan Jakarta adalah kiri dan kanan yang selalu bertabrakan di persimpangan kebudayaan Aku adalah kesepian yang menghitam yang tak bisa berkata apa-apa manakala nilai budaya ditabrak di persimpangan jalan sementara Jakarta... Jakarta, 14 maret 2017